15 Des 2012

Dua Ekor Ikan Pari Ditemukan Di Danau Air Tawar


Gambar Ilustrasi

Dua nelayan asal Desa Pahalatan Tabat, Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Madi dan Rahim, menemukan dua ekor pari di kawasan Danau Bangkau, Kamis kemarin. Temuan itu mengejutkan masyarakat karena Danau Bangkau merupakan perairan air tawar.

Menurut Sumber, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Suhaimi, Sabtu (15/12/2012) sore, membenarkan adanya tangkapan dua ekor ikan pari yang diperkirakan berjenis kelamin jantan dan betina, dengan berat mas ing-masing sekitar 50 kilogram dan 30 kilogram itu.

Sayangnya, lanjut Suhaimi, ikan yang hendak ia beli untuk diteliti tersebut keburu mati. Rencananya Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah bekerjasama dengan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin akan meneliti satwa tersebut mengapa bisa hidup di air tawar, bukan di air laut seperti yang terjadi selama ini.

Ikannya mati tadi padahal kami sudah sepakat soal harganya. Kami juga sudah persiapkan mobil khusus untuk mengangkutnya ke Banjarmasin, ujarnya.

Menurut Suhaimi ikan itu tidak saja mati tapi juga sudah dipotong-potong oleh pemiliknya. Dua hari terakhir ikan tersebut memang dipelihara oleh penemunya di dalam jaring di sungai setempat. Sang penemu juga dikabarkan kesulitan mencarikan makan.

Pihak Dinas Perikanan dan Peternakan Hulu Sungai Tengah sendiri memerkirakan ikan tersebut bisa hidup di air tawar lantaran berhasil beradaptasi dengan lingkungan. Ikan itu diperkirakan masuk dari laut melalui muara sungai-- kemungkinan Sungai Barito--dan menyusuri alur sejauh ratusan kilometer hingga sampai ke Danau Bangkau.

Penembak Connecticut Bunuh Ibunya Dan Menembak Anak SD


Kembali terjadi insiden penembakan brutal di Amerika Serikat. Seorang pemuda berusia 20-an di Kota Newton, Negara Bagian Connecticut mengamuk di Sekolah Dasar Sandy Hook dan sejauh ini telah menewaskan 27 orang, termasuk 14 anak SD, dan akhirnya menembak mati dirinya sendiri.

Dari laporan the New York Times, Sabtu (15/12), tersangka rupanya anak salah satu guru yang mengajar di sekolah tersebut. Seorang guru yang enggan disebut namanya bersaksi bahwa dia mengenali sang penembak memasuki ruangan kelas ibunya.

Sebelum beraksi di sekolah tersebut, dikabarkan pemuda itu menembak ibunya di rumahnya. Tidak lama, dia segera menembak 20 murid yang ada di ruangan itu. Dalam aksinya, pelaku yang kabarnya mengenakan topeng itu juga menembak lima orang dewasa.

Letnan Paul Vance dari Kepolisian Negara Bagian Connecticut menjelaskan dua korban baru adalah murid SD yang sebelumnya dalam kondisi kritis. "Mereka dinyatakan tewas setelah sampai di rumah sakit," ujarnya.

Newtown, yang berpenduduk sekitar 27.000 orang, terletak di Wilayah Fairfield utara, kira-kira 70 kilometer sebelah baratdaya Hartford dan 130 kilometer sebelah timurlaut Kota New York. Penembakan diperkirakan terjadi pukul 09.41 waktu setempat.

AS dilanda sejumlah penembakan massal tahun ini, yang terakhir terjadi di Oregon, di mana seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke sebuah pusat perbelanjaan pada Selasa, menewaskan dua orang, sebelum menembak mati dirinya sendiri.

Serangan paling mematikan terjadi pada Juli pada pertunjukan tengah malam film Batman di Colorado yang menewaskan 12 orang dan mencederai 58 lain.

Sumber:

14 Des 2012

Tertangkap, Napi Yang Lari Mengenakan Cadar


Narapidana kasus terorisme, Roki Aprisdianto, yang kabur dari rumah tahanan Polda Metro dengan menggunakan cadar, ditangkap kembali pada Senin malam (10/12).

Kepastian tertangkapnya Roki ini disampaikan juru bicara Mabes Polri, Suhardi Alius, dalam keterangan kepada BBC.

"Benar sudah tertangkap kembali. Modusnya menggunakan cadar dalam pelarian," kata Suhardi.

Roki Aprisdianto melarikan diri pada 6 November dengan menggunakan cadar.

Berbagai laporan menyebutkan Roki ditangkap aparat keamanan dari unit antiteror Polri Senin sekitar pukul 19.30 WIB dalam perjalanan dari Surabaya menuju Solo.

Ia diringkus ketika bus yang ia tumpangi masuk ke terminal bus di Madiun, Jawa Timur.

Aparat mengendus keberadaan Roki setelah bom rakitan yang diduga ia buat ditemukan di halaman kantor Mapolsek Pasar Kliwon, Solo, pada 20 November lalu.

Untuk mencegah insiden serupa terjadi di masa depan, Polri akan melibatkan Polwan untuk mengecek tamu narapidana.

"Tamu tahanan akan diperketat. Polwan akan dilibatkan untuk mengecek tamu bercadar, baik ketika datang maupun keluar," kata Suhardi kepada BBC Indonesia melalui pesan pendek telpon.

Dua tersangka lain, yang diyakini menjadi anggota kelompok Roki, juga ditangkap di Solo, tidak lama setelah penangkapan kembali Roki di Madiun.

Roki Aprisdianto diganjar hukuman penjara enam tahun pada 2011 setelah dinyatakan berada di balik serangkaian pengeboman.

STATUS FB TERBAU 2015